Wayang Topeng Malang Dari Ritual ke Seni Pertunjukan karya Prof Dr Robby Hidajat M Sn mengkaji perubahan fungsi Wayang Topeng Malang WTM dari ritual sakral menjadi seni pertunjukan Di Desa Kedungmangga Kabupaten Malang WTM awalnya berfungsi dalam ritual adat dan kepercayaan masyarakat namun seiring perubahan lingkungan dan sistem sosial terjadi transformasi dalam penyajian WTM Buku ini berfokus pada perkumpulan Wayang Topeng Asmarabangun di Kedungmangga yang tumbuh sejak tahun 1930 an dan mengalami perkembangan pesat antara tahun 1970 hingga 2020 Dengan pendekatan kualitatif prospektif buku ini menerapkan konsep estetika simbolisme dan seni pertunjukan serta teori ritual fungsional perubahan dan budaya Data diperoleh melalui wawancara observasi dan kajian dokumen dianalisis dengan pendekatan sinkronis diakronis dan model snowball Hasil kajian menunjukkan empat varian WTM yang berfungsi sebagai ritual maupun hiburan yaitu gebyak suguh pundhen gebyak tolak balak gebyak ngamen dan gebyak tanggapan atau festival Setiap varian memiliki elemen transformatif terkait penyelenggara pelaksana materi tempat dan penonton Transformasi WTM membawa dampak signifikan dalam aspek sosial ekonomi dan kreativitas masyarakat pendukungnya dengan pewaris tradisi dan penonton sebagai agen perubahan Perubahan ini memperkaya WTM sebagai seni pertunjukan yang tetap berakar pada nilai budaya lokal
| Jumlah Halaman | 295 |
|---|---|
| Kategori | Sosial |
| Penerbit | Media Nusa Creative |
| Tahun Terbit | 2025 |
| ISBN | 978-623-175-862-0 |
| eISBN | 978-623-175-863-7 |