Tuhan yang Kugugat dan Hidup yang Kupertanyakan bukan buku petuah Ia tidak hadir untuk menasihati apalagi memintamu bangkit hari ini juga Buku ini lahir dari sisi gelap yang jarang dijamah kata tempat luka tidak bersuara dan jiwa mencari makna dalam senyap Penulisnya tidak hidup demi mie ayam di sore hari atau liburan ke tempat ramai Ia hanya bertahan karena sejumput iman yang menetap di dada iman yang datang ketika segalanya menghilang Buku ini adalah teman sejalan Ia tidak memaksa kamu untuk berhenti menangis tidak menyuruhmu bersyukur saat dada masih sesak Ia hanya ingin duduk di sebelahmu dalam gelap dalam hening dalam kecewa dan berkata Aku tahu rasanya Dari tanah luka yang tak terlihat tumbuhlah kata kata ini sebagai akar dari keberanian Pelan pelan buku ini ingin mengajakmu percaya bahwa bahkan dari kesakitan sesuatu bisa tumbuh Untuk kamu yang merasa lelah yang pernah ingin pergi sebelum dipanggil atau yang sekadar ingin didengar tanpa dihakimi buku ini adalah pelukan kecil yang tak menuntut apa apa