Kumpulan puisi ini lahir dari perenungan jujur atas putaran waktu dari penantian panjang yang membingungkan luka yang meninggalkan jejak tak terhapuskan hingga kebangkitan yang disinari oleh doa dan kepasrahan Melalui tiga bab tematik buku ini membedah pergulatan batin saat menghadapi kehilangan mencari makna di tengah sunyi dan berdamai dengan kenyataan bahwa hidup bukan untuk dimiliki sepenuhnya melainkan untuk dijalani dengan ikhlas Selamanya Tak Selamanya mengajak Anda memasuki ruang kontemplasi menjadi saksi atas setiap momen yang pahit tetapi menumbuhkan Biarkan setiap bait menemani langkah pencarian diri Anda dan ingatkan bahwa meskipun keabadian tidak ada kebijaksanaan yang kita dapatkan dari perjalanan ini akan selalu abadi