Menurut penulis upaya untuk mengikis egoisme primordial dan sentimensentimen etnik dapat dilakukan dengan mensosialisasikan gerakan politik kemanusian dan pendekatan pendidikan multikultural kepada generasi muda Model pendidikan ini menekankan perhatian pada upaya pengembangan wawasan dan sikap masyarakat pada hubungan antar etnik maupun agama sehingga mereka dapat memahami dan menghormati arti perbedaan dan keanekaragaman Oleh karena itu penulis menuliskan kembali potret konflik di Kalimantan Barat dalam perspektif pemulihan pasca konflik yang belum diupayakan maksimal dilihat dari aspek dampak dan akibatnya Buku ini ditulis dari rangkuman dan catatan lapangan bersama tim Komnas Perempuan dengan harapan dapat menjadi bahan rujukan mahasiswa dan masyarakat Indonesia terkait upaya rekonsiliasi dan pemulihan pasca konflik di Kalimantan Barat dan bukan untuk menggarami luka lama
| Jumlah Halaman | 73 |
|---|---|
| Kategori | Pendidikan |
| Penerbit | Penerbit Lakeisha |
| Tahun Terbit | 2022 |
| ISBN | 978-623-420-481-0 |
| eISBN | proses |