### Sinopsis Singkat Buku "Gambir Mungka Mendunia" Buku ini mengupas tuntas tentang tanaman gambir, mulai dari proses panennya hingga menjelang pasar. Setiap tahun, di bulan Maret dan September, warga di tiga desa—Simpangkapuk, Sungaiantuan, dan Talangmaur—berbondong-bondong ke ladang gambir untuk mengolah daun-daun yang sudah melonjong. Proses olahan gambir dilakukan di gubuk-gubuk sederhana yang terdapat di perbukitan ketinggian 550 meter di atas permukaan laut. Penulis mencantumkan penelitian Daswir yang menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK dapat meningkatkan produktivitas gambir, namun pekebun di wilayah tersebut belum menerapkannya secara intensif. Tanaman gambir mengalami pertumbuhan optimal saat berumur 3-10 tahun, dengan produksi mencapai 7,5 ton daun dan ranting basah per hektar. Namun, posisi produsen gambir relatif lemah karena penentu harga jual ditentukan oleh pengepul. Kondisi ini sering mengakibatkan pekebun mengambil utang pada pengepul, mengurangi keuntungan yang diperoleh. Proses pengolahan gambir dan hasil penelitian tentang potensi produksi gambir juga disajikan, ditambah dengan informasi tentang ekspor gambir sejak 1918. Buku ini bertujuan untuk memberikan wawasan lengkap tentang tanaman gambir, proses produksi, dan pasar globalnya.
Ekspor gambir itu bukan baru baru ini saja K Heyne dalam Tumbuhan Berguna Indonesia mencatat ekspor gambir berlangsung sejak 1918 Saat itu tercatat ekspor gambir mencapai 5 794 ton Hampir seratus tahun gambir dari Lima Puluh Kota mengisi pasar dunia Itu bisa bertahan karena para pekebun gembira memenuhi panggilan ladang gambir Buku ini memuat informasi tentang gambir cara olah dan pasarnya
| Jumlah Halaman | 25 |
|---|---|
| Kategori | Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kelautan |
| Penerbit | Trubus Swadaya |
| Tahun Terbit | 2019 |
| ISBN | noisbn |
| eISBN | 978-623-246-094-2 |