Kesadaran manusia mempunyai sisi gelap kejahatan dan kekejaman Jika sisi gelap itu disadari ada kemungkinan bisa timbul perubahan Tetapi jika tidak disadari perubahan mustahil terjadi Sebagian besar cerpen yang terhimpun di dalam buku ini bercerita tentang sisi gelap itu Dapat dikatakan inilah benang merahnya Amuk Kambing Hitam adalah judul salah satu cerpen yang dipilih sebagai judul buku antologi ini Selain tokoh manusia Penulis juga menggunakan tokoh binatang dalam melancarkan kritiknya terhadap kekerasan dan kekejaman manusia Misalnya seekor ular piton yang menggugat manusia karena ia dikurung dan dipisahkan dari betinanya cerpen Piton seekor kambing yang mengamuk dan melawan kesewenang wenangan manusia yang hendak menyembelihnya cerpen Amuk Kambing Hitam Bukan hanya kepada binatang kepada sesamanya pun manusia hidup dalam kekerasan dan kekejaman cerpen Teror Hitam Samurai Masa Lalu dan cerpen lainnya Namun walaupun banyak mengungkap sisi gelap manusia cerpen cerpen di dalam buku ini tidak tenggelam ke dalam pesimisme karena masih mempunyai pemahaman bahwa sejahat jahatnya manusia masih ada kebaikan di dalam dirinya cerpen Di Atas Bukit Kotamu Cerpen cerpen yang terhimpun di dalam buku antologi ini mengandung pemikiran yang dalam namun disampaikan dengan gaya bahasa yang segar lancar dan memikat Dalam setiap cerpen selalu ada sesuatu yang menarik untuk didiskusikan
| Jumlah Halaman | 140 |
|---|---|
| Kategori | Umum |
| Penerbit | Penerbit Adab |
| Tahun Terbit | 2026 |
| ISBN | 978-634-276-278-3 |
| eISBN | 978-634-276-279-0 |