### Sinopsis Buku Buku ini bermula dari upaya menggali narasi-narasi budaya dan bahasa Suku Atoni (Atoin Meto) untuk menjawab krisis budaya dan bahasa yang sedang berlangsung. Menurut pengamatan penulis, mayoritas generasi muda cenderung mengikuti pengaruh modernisasi yang tanpa sadar perlahan menggeser eksistensi budaya. Penelitian Erna Suminar dalam jurnalnya "Komunikasi dan Identitas Kultural Remaja Suku Dawan di Kota Kupang, Timor Barat" menunjukkan bahwa remaja Atoin Meto mencari cara baru untuk tampil berbeda dengan tujuan memperlihatkan identitas diri. Berdasarkan pengalaman pribadi penulis sebagai generasi muda yang tidak mau mempelajari budaya, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi generasi muda yang ingin mempelajari dan mempraktikkan budaya dan bahasa Atoin Meto. Meskipun buku ini tidak memiliki sumbangan besar seperti karya sejarawan, antropolog, atau budayawan, setidaknya buku ini memberikan kontribusi kecil dalam upaya pelestarian budaya dan bahasa Atoin Meto. Selain itu, buku ini juga mencakup informasi hukum terkait hak cipta dalam Lingkup Hak Cipta dan Ketentuan Pidana yang dikeluarkan oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014. Informasi hukum ini bertujuan untuk memastikan perlindungan terhadap karya tulis dan penelitian yang dilakukan. Buku ini dipersembahkan kepada Alm. Bapak Nimrod Salukh, ayah dari penulis, sebagai penghargaan atas dukungannya dalam perjalanan karir akademik penulis.
Buku ini merupakan catatan etnografi Neno Anderias Salukh sejak tahun 2018 yang menyajikan tentang narasi narasi budaya Atoin Meto yang dituturkan secara lisan dan turun temurun Artikel artikel ini adalah republikasi dari Kompasiana com Kompasiana adalah etalase yang ia pilih untuk memajang karya Buku ini penting sebagai salah satu alat tutur yang tidak lekang oleh waktu
| Jumlah Halaman | 93 |
|---|---|
| Kategori | Sosial |
| Penerbit | Bintang Semesta Media |
| Tahun Terbit | 2022 |
| ISBN | 978-623-8015-52-8 |
| eISBN | 978-623-190-382-2 |