Selalu ada jeda dalam perjalanan hidup ini. Apabila itu serupa tanjakan, berarti saatnya istirahat sejenak mengatur nafas dan bersiap untuk kembali melangkah. Sebaliknya bila turunan setelah berada di puncak, jeda merupakan pengingat untuk tidak lupa diri. Menghargai siapapun dan sekecil apapun peran dan kebaikan sekitar. Seperti kutipan cerita tersebut, SS Dewi Anggraeni menyampaikan cerita kehidupan pada bukunya Satu Titik Dua Koma ini. Dalam tulisannya, penulis akan mengajak kita untuk bersabar dan selalu mensyukuri segala yang Allah berikan pada hamba-Nya. Selalu ada dua koma dalam perjalanan hidup ini, memberi jeda sampainya tibanya titik yang mengakhiri semuanya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.