Kumpulan Puisi yang tertulis dalam renung dan kadang terseling canda tawa kala jari mengetik huruf demi huruf menjadi kata membentuk puisi sebagai penasehat diri. Aku mulai goreskan tentang umur yang hanya sebentar, tentang ibu, ayah, guru, cinta, akal, dan perasaan. Semua memberi kita ruang untuk berfikir bagaimana Tuhan mengantarkan kita hadir di bumi tempat kita berpijak untuk mengabdi padanya. Dalam serpihan kata yang terserak ini semoga menjadi inspirasi, motivasi dan juga nasehat untuk kita semua. Selamat membaca, semoga bahagia selalu.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.