Percayalah, demi cinta; tak sekadar rindu yang membawamu kembali. Sebab luka juga adalah jalan pulang. Dan air mata akan setia membuka pintu masa lalu. Setiap rindu punya alamatnya masing-masing tapi tak semua alamat dapat ditempuh dengan selamat. Seperti menceburkan diri ke dalam lautan konflik. Mendebarkan, tak terasa sudah tiba di halaman akhir. Novel ini bisa membetot siapa saja. -Khrisna Pabichara, penulis novel Sepatu Dahlan dan Surat Dahlan- Kisah cinta remaja yang bersahaja dan dituturkan dengan baik—seperti kenangan yang dibiarkan tumbuh apa adanya. Pekat dan manisnya tertakar dengan cukup pas. Penulisnya masih muda dan memiliki peluang banyak menjadi penulis yang kuat. -M Aan Mansyur (@hurufkecil), penyair-
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.