“Orang lain menghirup oksigen, aku pun menghirup oksigen yang sama. Orang lain lahir dari rahim seorang ibu, aku pun demikian. Lalu mengapa harus ada stigma normal atau tidak normal tadi?” Tak menyerah dengan hambatan penglihatan yang dialaminya, penulis buku ini, seorang penyandang disabilitas netra, memilih menjadikan hambatan sebagai batu loncatan untuk menjadikan dirinya sosok yang berkualitas. Ia menolak anggapan masyarakat umum bahwa hambatan berarti tamat. Ia tepis semua dengan bukti nyata. Membaca buku ini tak hanya membuat Anda berurai air mata, tetapi juga akan terinspirasi untuk bangkit dan tidak menyerah. Bahkan, mata hati Anda akan menjadi lebih bening dalam memandang sesama dengan segala kekurangannya. Sungguh karya yang menyentuh sampai relung hati paling dalam!
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.