Bagi Kania, tidak ada kesempatan kedua untuk Radit yang telah membohongi dan mengkhianatinya. Kebohongan yang telah menelan nyawa ibunya dan hampir saja membuatnya menyusul ibunya ke alam baka. Rasa sakit berlumur malu, membuat Kania trauma. Ia menutup rapat pintu hatinya pada setiap lelaki yang mendekatinya. “Tidak semua lelaki itu pembohong dan pengkhianat, Kania. Buktinya ayah sangat mencintai dan setia pada Ibumu.” Bukan hanya kata ayahnya, Irwan, suami adiknya juga bukti nyata bahwa masih banyak pria yang menyayangi dan setia pada istrinya. Setelah sang ayah berpulang, ia harus bergulat dengan kesunyian dan kepahitan hidup untuk mendapatkan sesuap nasi. Penderitaan hidup yang seringkali membuatnya hampir menuruti bisikan sesat untuk mengakhiri hidupnya. Berhasilkah Kania menata serpihan hatinya yang berserakan menjadi utuh kembali? Dan menolak bisikan-bisikan halus yang menyesatkan, menghasut pikirannya untuk menyusul ibunya ke alam baka? Temukan jawabannya dengan membaca novel ini. Novel yang diramu dengan aksara yang memikat dan menguras air mata.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.