Ayah tidak melahirkanku ke dunia, tapi tanpa ayah, aku bukanlah siapa-siapa. Ayah seorang lelaki yang pelit akan airmata, tapi di saat tertentu, bisa saja kita melihat air mata itu mengalir deras. Apapun kondisi ayah, tetaplah berbuat baik padanya. Jangan pernah membenci meskipun terkadang masih ada ayah yang tidak menjalankan kewajibannya dengan baik, menelantarkan buah hatinya. Ayah, di mana pun berada, teruslah menjadi pejuang keluarga. Aku mencintai ayah seperti mencintai diriku sendiri. Jangan pernah meneteskan air mata untukku, karena air matamu adalah kepedihan teramat dalam bagiku. Ayah, aku mencintaimu.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.