Perempuan yang entah di mana lelakinya itu sehari-hari menghabiskan waktu di depan layar monitor dan diselingi menghirup secangkir kopi guna mengusir kantuk. Ia lebih senang bekerja di rumah meski kebosanan acapkali merajuk. Dor masih membetahkan dirinya mematut di tempat itu dibanding satu-satu minuman kaleng dan camilannya lenyap karena ulah anak belasan tahun di singgasananya. Ingin rasanya ia sekali-kali menyebut anak itu pencuri kelas teri yang ibunya seringkali meminta keringanan waktu membayar kontrakan. Cih, Dor kian muntab!
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.