Mencuri itu memang jahat. Tapi dijebak dalam bukti palsu terasa lebih menyakitkan. Itulah yang di rasakan oleh salah seorang santriwati tahun kedua di pondok pesantren Nurul Huda bernama Alea. Ia merupakan ketua tim kreatif di generasinya. Hal itulah yang membuatnya turut aktif dalam segala kegiatan berbau seni. Gus Haikal namanya, dan seni adalah hobinya. Tak ada yang beliau tak bisa tentang segala hal tentang seni. Dan itulah yang membuatnya tertarik kepada seorang gadis introvert yang sedang berjuang mengais ilmu di pondok pesantren milih abahnya itu. Berkomunikasi untuk menyambung rasa lewat seni tentu menyulitkan keduanya akibat rajaman pondok pesantren. Hingga kabar besar mengenai tuduhan Alea mencuri cincin milik bu Nyai yang merupakan umi Gus Haikal membuat Gus Haikal murka kepada sang gadis pencuri itu. Lantas, apakah benar tuduhan pencurian cincin itu? Apakah kedua insan pecinta seni itu masih nekat untuk terus menjalin rasa dibalik berita duka Alea? Bagaimana akhir kisah pelik diantaranya?
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.