“Lalu bagaimana denganmu? Apa penyesalan terbesarmu di usia 18 tahun?” Fina masih ingat dengan jelas beberapa menit lalu, Nadia bertanya tiba-tiba setelah pengakuan panjangnya. “Penyesalan terbesarku di usia 18 tahun, yaitu karena berusia 18 tahun.” Begitu jawaban Nadia usai bertanya kepada Fina perihal penyesalan di usia 18 tahun. “Memang apa salahnya jika berusia 18 tahun? Orang-orang juga pasti melewati usia itu bukan?” Ini kisah tentang mereka yang berusia 18 tahun. Usia di mana mimpi satu-satunya alat untuk bertahan, tetapi runtuh ketika dihadapkan pada realita kehidupan. Ini rangkaian kisah Nadia tentang usia 18 tahun, mimpi, dan janji 18 harinya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.