Kegandrungan saya menulis cerita serta melukis memberi saya kemungkinan mencampuradukkan apa yang muncul di dalam diri saya dan yang mendatangi diri saya. Saya kerap memperlakukan kata-kata seperti memperlakukan cat, mengolah dan mencampuraduk mereka sehingga membentuk sesuatu. Keduanya melibatkan imajinasi dan perspektif, memunculkan beraagam bentuk dan adonan warna, sehingga keduanya pun terasa saling mempengeruhi. Mungkin itu yang membuat bahasa – atau lebih sempit, kata – di dalam cerita-cerita ini terasa lebih sebagai bangunan narasi, sebuah komposisi naratif, sebagaimana komposisi visual dalam seni rupa. Tak jarang bahasa menghasilkan selaan atau usikan yang menggoyahkan bangunan narasi, mengacaukan alur, mengayun-ayunkan saya, atau pembaca, di antara denotasi dan konotasi, berniat menghancurkan apa saja karena sekadar menampung hal-hal fiksional, gumam, celoteh, perasaan, mimpi, hasrat, gebalau pikiran sadar, gejolak alam bawah, dan sebagainya. Semuanya bekerja dalam bentuk yang melompat-lompat di antara pendekatan metafiksi dan vigenette yang lebih banyak mengabdi kepada fragmen momen, emosi, aliran kesadaran dan di saat yang smaa mempertanyakan batas realitas dalam cerita dan keterlibatan pembaca, yang dibalut snario remeh atau kekurangannya. Hery Sudiono
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.