“Pa..., Seam berhasil nyetak satu gol untuk Papa,” kata Samudra yang diiringi senyum. “Kenalin, Pa, ini Rain, seseorang yang sudah buat jantung Seam berdegup tak keruan.” Mata Rain menghangat. Ia tak sanggup menyembunyikan rasa haru. Air matanya tak sengaja jatuh. Satu hal yang semakin meneguhkan hatinya saat ini. Selalu ada cinta kembali. Cinta tak pernah memaksa. Jika memaksa, itu bukan cinta, melainkan ambisi. Seperti persahabatan empat orang remaja SMA ini; Rain, Samudra, Awan, dan Nadia. Mereka diliputi cinta satu sama lain, tapi tak pernah memaksakan di mana cinta itu harus tumbuh.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.