Mungkin di seberang, di laut lepas itu Sebuah kuil telah raib, Dan kita terus bertanya-tanya Apakah di laut, di pulai yang karam itu Sebuah rahasia mulai tak terdengar Dan gemanya, tak lagi memanggil-manggil nama kita? * Puisi-puisi dalam buku ini menyoal diri yang tak selesai: eksistensi yang tercerai berai, kekalahan dan perlawan dalam hidup yang kebak oleh nasib buruk. Ia mengajak manusia untuk menengok sisi lain dari kesialan, untuk sedikit demi sedikit merapatkan kembali diri yang terbelah. Saifa Abidillah
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.