“Aku akan pergi. Aku mau menyelidiki tentang Paman atau kakaknya Mama.” Mamanya ingin mencegah, tapi Josie sudah pergi dulu. Dia hanya berharap anaknya tidak serius. Baginya, masalah ini sudah selesai begitu tubuh kakaknya dipendam. Tidak baik mengorek-ngorek kenangan buruk orang yang sudah tiada. Tapi, Josie serius. Rasa ingin tahu memang baik. Tapi jika untuk menyibak rahasia yang sudah disimpan rapat selama bertahun-tahun, sebaiknya kau biarkan saja itu tetap menjadi rahasia. Pasti ada alasan khusus, kan, kenapa rahasia itu dijaga agar tetap rapat? Tapi ada juga yang semakin mendengar kata rahasia, semakin ingin menguaknya. Seperti yang dilakukan Josie, hingga menyeret-nyeret kakak dan adiknya, Afelia dan Yovie. Sayang sekali. Padahal, mereka sudah diperingatkan!
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.