Buku ini semacam dapur teks dari kerja kepenyairan. Afrizal Malna memiliki kebiasaan mencatat jejak-jejak tertentu pada sebagian karya-karyanya. Bahasa membuat seseorang hilang dalam bayangan medan representasi berbagai konsepsi pengertian. Tubuh, objek, ruang, kembali diburu seperti memburu bayangan itu sendiri. Mencoba melacak apakah seseorang bisa berada di luar bahasa. Buku ini merupakan kumpulan dari catatan-catatan itu yang sebelumnya tersebar sebagai pengantar pada karya-karya Afrizal. Buku ini khas, karena ada “garis waktu mooi indie” yang memungkinkan munculnya sudut pandang lain dalam melihat modernism Indonesia di luar konflik biner modern-tradisi.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.