Gerakan dan usaha inkulturasi di Indonesia relatif sudah cukup maju, namun belum digulirkan secara komprehensif, kolaboratif, sistematis, apalagi bercorak inter- atau bahkan multi-disipliner. Bahan bacaan atau referensi pendukungnya pun masih kurang. Padahal Sidang Konsili Vatikan II yang membuka kemungkinan untuk mengembangkan teologi inkulturasi sudah berakhir lebih dari 50 tahun yang lalu?. Maka buku ini disiapkan agar bisa menjadi acuan mengembangkan teologi inkulturasi yang berciri komprehensif, kolaboratif, sistematis, inter- dan bahkan multi-disipliner tersebut. Dengan bahasa dan sistematika yang sederhana, dikupas problematika dan pengertian inkulturasi, pemahaman budaya dan bagaimana Gereja memandang budaya, pokok-pokok sejarah inkulturasi dalam Gereja, dasar-dasar teologi inkulturasi, model-model inkulturasi, metode teologi inkulturasi, hingga akhirnya diberikan contoh inkulturasi di bidang liturgi. Atas hal ini diuraikan sejarah dan kondisi aktual inkulturasi liturgi di Indonesia, dimensi-dimensi teologis inkulturasi liturgi, proses, tahap, dan metode inkulturasi liturgi, hingga beberapa contoh konkret inkulturasi di bidang liturgi dalam Gereja Katolik. Meskipun teologi inkulturasi dalam buku ini lebih dikaji dari perspektif Katolik, namun tetap berada dalam cakupan ekumenis dan dialogal dengan seluruh konteks realitas hidup di Asia, khususnya di Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.