Ikhlas kehilangan Anissa, Ibunda tercintanya. Satu-satunya orang yang ia miliki di dunia ini kini pulang menghadap ke hadirat Yang Mahakuasa. Ayahnya sudah lama pergi entah ke mana, meninggalkan mereka. Tidak ada rumah yang ayah tinggalkan untuknya. Tiada sanak famili yang peduli. Hanya kepedihan hati yang tersisa selepas kepergian ayahnya. Tak ada yang diwariskan Annisa untuk Ikhlas, kecuali penyakit kulit yang kini juga diderita Ikhlas. Penyakit yang membuat bocah malang itu berbeda dengan teman-temannya. Kemiskinan, kesepian, dan penyakit tak membuat Ikhlas menyerah. Ia ikhlas menjalani semua itu dan berharap akan ada nasib baik yang menunggunya di masa depan. Akankah Ikhlas mampu terus bertahan dan meraih kebahagiaan dalam hidupnya? Temukan jawabannya dalam Belajar Ikhlas dari Namaku.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.