“Apa yang kau rasa kini?” Menjadi salah satu judul puisi dalam buku ini. Tak ada hari terlewati, kosong tanpa rasa. Selalu ada sesuatu yang bisa kita rasa. Mungkin Lelah, rindu, bimbang, sedih, kecewa, atau mungkin ada rasa yang tak bisa dikata. Puisi-puisi dalam buku ini mencoba untuk mengikat rasa dengan kata, berharap untuk menemukan makna. Menyentuh hati pembacanya. Percayalah, Ketika Rasa itu Datang hidup menjadi lebih berwarna. Selamat menikmati senja bersama rasa dan menemukan-Nya.
### Buku ini berisi rangkaian perasaan dan refleksi yang dituangkan melalui sejumlah puisi dan cerpen singkat. Setiap entri berisi berbagai pertanyaan tentang emosi dan pengalaman hidup, dengan judul yang mencerminkan tema utama. Mulai dari perasaan lelah hingga rindu, kesal, dan lemah, setiap puisi dan cerpen mencoba menjawab pertanyaan "Apa yang kau rasakan kini?" dengan berbagai cara. Puisi-puisi ini menciptakan sebuah perjalanan emosional yang mengajak pembaca untuk memahami dan mengakui berbagai perasaan yang ada. Mulai dari perjalanan hingga kehati-hatian, buku ini menawarkan pemahaman mendalam tentang perasaan dan bagaimana menghadapinya. Dilengkapi dengan sejumlah puisi yang mendalam dan reflektif, buku ini mengajak pembaca untuk introspeksi dan mencari makna dalam setiap perasaan yang dihadapi.
Unduh untuk perangkat lain: