Kumenanti sang rembulan Yang s’lalu kurindukan Hingga tiba di ujung penantian Rembulan takkan tergantikan *** Kegelisahan dan kerinduan senantiasa hadir di dalam kehidupan setiap insan. Tiada yang bisa menebak kapan waktunya akan tiba dan pergi. Menanti Rembulan berisi kerinduan seseorang terhadap pujaan hatinya. Kisah ceria, sedih, marah, harapan, dan impian juga hadir menjelma dalam bentuk 60 puisi yang tercipta dari goresan hati penulis. Sajian setiap baitnya sarat akan makna dan siap dikudap bersama musik instrumentalia nan syahdu. Niscaya akan mengaduk-aduk perasaan pembaca.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.