Awalnya ia dipanggil Aristocles, kemudian ia diberi nama Plato karena sosoknya yang kuat. Setelah kematian Socrates, ia menarik diri ke Megara dan berlindung dengan Euclid, tetapi ia lekas kembali ke Athena. Dikatakan oleh para penulis biografi bahwa ia telah melakukan perjalanan ke Kirene, Italia, dan Mesir. Kisah-kisah itu sulit dipastikan karena Plato sendiri tak pernah berkisah tentangnya. Namun yang pasti, Plato mengunjungi Italia dan Sisilia ketika ia berusia empat puluh tahun. Sekembalinya ke Athena, di dekat tempat sakral pahlawan Akademus, Plato mendirikan Akademi. Akademi ini adalah universitas Eropa pertama. Dari sekian banyak sumbangsih pemikirannya tentang moral, politik, pendidikan, dan cinta, beberapa yang tersohor adalah Apologia, Republik, Simposium, Phaedo. Dari Plato muncul gema pertama tentang Atlantis. Dari Plato pula berkembang doktrin Platonik. Dia adalah salah satu filsuf yang karya-karyanya tak pernah berhenti memberi pengaruh terhadap gerak manusia dan zaman. Buku Seri Filsafat diterjemahkan dari karya termahsyur Frederick Charles Copleston, seorang pendeta Yesuit Inggris, yang sebelumnya diterbitkan dalam sembilan jilid antara tahun 1946 dan 1975. Sebagaimana dicatat oleh The Encyclopedia Britannica, karya ini adalah "teks dasar pengantar filsafat untuk ribuan siswa universitas, khususnya dalam edisi paperback AS-nya."
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.