Melihat Jingga dan Lembayung yang tumbuh beriringan, sering membuat hatiku tergelitik oleh pertanyaan yang tidak seharusnya ada. Mengapa mereka berbeda? Fani bukan tidak mengerti kalau setiap anak terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Dia mengerti itu. Namun, dia mendidik Lembayung sama seperti dia mendidik kakaknya, Jingga. Namun apa yang terjadi? Lembayung begitu berbeda. Seandainya perbedaan itu hanya tipis-tipis saja mungkin Fani akan membisikkan sejuta maklum di hatinya. Tapi ketika perbedaan itu begitu mencolok. Sebuah alur hidup klise akhirnya terjadi. Fani, tanpa dia sadari mulai membeda-bedakan mereka. Membandingkan mereka baik dalam hati, maupun lisan. Dari hal yang kecil hingga besar. Kisah hidup klise ini, apakah hanya Fani yang mengalaminya? Kisah yang orang pandang sebagai kisah biasa saja dan mungkin banyak terjadi, nyatanya bisa begitu menyakitkan dan menyedihkan. Bagaimanapun, dia tidak merasa baik-baik saja dengan apa yang berkecamuk di hatinya. Cari tahu kelanjutannya dalam Jingga di Atas Lembayung
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.