Namanya juga Alika, anaknya selalu riang dan banyak teman. Keceriannya membuat temannya menyukainya. Alika sellau ingin mencari tahu tentang banyak hal, sampai pada suatu hari. “Praaaak!” Terdengar suara benda jatuh di ruang tamu. Betapa kagetnya ibu melihat vas bunga kesayangannya pecah berkeping-keping di lantai. Alika sejenak terdiam, mukanya memerah dan berkata “Ibu…, vas bunganya.” “Ya ampun….” jawab ibu. Apa yang selanjutnya ibu lakukan kepada Alika setelah melihat vas bunga kesanyangannya hancur? Yuk baca kelanjutan ceritanya di dalam buku ini ya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.