Arabella Cloustiana, akrab dipanggil Ara oleh teman-temannya. Awalnya, gadis itu tinggal bersama bundanya saja. Lalu, bundanya menikah lagi dengan seorang duda yang mempunyai anak bernama Clara. Clara sering melakukan perundungan kepada Ara. Parahnya, mereka berdua jatuh cinta pada lelaki yang sama. Itulah awal yang membuatnya depresi hingga dokter mendiagnosis kanker otak stadium dua. Secara bersamaan dengan diagnosis tersebut, dia pun dipertemukan dengan cinta pandangan pertamanya. Inilah cerita hidup gadis remaja yang diliputi rasa takut. Apakah dia akan bertahan melawan kanker otak atau dia akan mengakhiri hidupnya? Cerita ini menginspirasi pembaca untuk berjuang menghadapi masalah masa-masa remaja.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.