Teknologi digital menawarkan banyak kemudahan hidup. Ingin mendengarkan musik, tinggal unduh file MP3. Hendak memotret, tinggal tekan tombol kamera digital dan bisa mengambil gambar ratusan dalam satu peristiwa. Ternyata tak semua orang suka akan teknologi canggih itu. Di Ibu Kota, sekumpulan anak muda malah berasyik-masyuk dengan dunia analog (lawan kata digital). Memotret menggunakan kamera film, atau mendengarkan musik dari kaset rekaman.
Berikut adalah sinopsis singkat buku "Melawan Digital" yang dirancang untuk cover belakang --- Melalui upaya nyata, Pusat Data dan Analisa TEMPO menghadirkan "Melawan Digital", buku yang mencerminkan perjuangan dan rencana strategis dalam meningkatkan minat baca dan literasi nasional. Dalam era digital yang semakin mendominan, buku ini membahas berbagai inisiatif penting seperti gerakan literasi sekolah, program pengiriman buku gratis, dan penggunaan telepon pintar sebagai media bacaan utama. Dengan menyajikan contoh nyata dari gerakan-gerakan di berbagai daerah, seperti Yogyakarta dan Bandung, buku ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan berada di depan, harapan literasi dan minat baca nasional tetap dapat terwujud. Buku ini tidak hanya menjadi penanda penting dalam upaya-upaya literasi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi semua pihak yang peduli terhadap masa depan pendidikan dan literasi di Indonesia. --- Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau perlu informasi tambahan, silakan sampaikan.
Unduh untuk perangkat lain: