Frans Setyaki Sunito berusaha mengais kembali ingatannya di masa lalu. Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development ini mengaku sering melakukan perjalanan, sehingga banyak sekali pengalaman yang didapatkannya. Beberapa kali terdapat jeda dalam penjelasannya ketika ditanyakan soal perjalanan yang dijalaninya selama ini.
### Buku ini menggali berbagai aspek literasi dan perubahan dalam era digital, dengan fokus pada pengaruh telepon genggam modern terhadap akses bahan bacaan. Dimulai dengan refleksi pribadi dari Frans Setyaki Sunito, Direktur Utama PT Jakarta Tollroad Development, tentang perjalanan dan penginapan yang nyaman. Cerita ini diikuti dengan diskusi tentang pentingnya literasi sebagai indikator kualitas pendidikan di dunia, mengacu pada hasil survei John W. Miller yang menunjukkan peringkat Indonesia di posisi 60 dari 61 negara. Buku ini kemudian membahas berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan organisasi untuk meningkatkan minat baca di Indonesia, termasuk program Duta Baca Indonesia dan gerakan literasi sekolah. Penulis juga menyoroti perubahan tren bacaan dari media cetak ke media digital, dengan fokus pada dominasi telepon pintar sebagai media utama akses bahan bacaan di Indonesia. Akhirnya, buku ini menekankan pentingnya membangun konten bacaan yang sesuai dengan platform digital, bukan sekadar mengadaptasi buku cetak, untuk memaksimalkan akses dan pengalaman bacaan di smartphone. Seluruh penjelasan disajikan berdasarkan undang-undang dan teks undang-undang hak cipta yang berlaku.
Unduh untuk perangkat lain: