“Astagfirullah..., Bapak?!” pekik Tajudin kaget. “Pal, ngapain nangkring di atas toer? Bapak mau coba ilmu kahuragan baru?” Mendengar ada yang memanggilnya, Pak Solar Melongok ke bawah. Dilihatnya Tajudin dengan wajah cemas seperti menahan pipis sedang melihat ke arahnya. “Pak Solar, turun, Pak. Ini saya bawakan springbed, Bapak loncat saja!” “Iya, Pak, saya juga bawa tenda biru. Nanti kita nyanyi bareng Mpok Desi Ratnasari!.” Para tetangga tampak saling bersahutan membujuk Pak Solar agar turun. Tetapi, Pak Solar malah asyik makan ciplukan di atas tower. Novel komedi cinta ini menceritakan jatuh bangun Tajudin dan ayahnya, Pak Solae, dalam berwirausaha. Diwarnai dengan drama asmara antara Tajudin, Nadia, dan Hannah.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.