Kebesaran dan moral sebuah bangsa, kata Mahatma Gandhi, antara lain dapat dilihat dari caranya memperlakukan binatang. Jika kalimat bijak bapak pendiri India itu dicamkan bersama, tentu tak bakal ada monyet-monyet yang dipaksa mengemis di jalanan.
"Peduli Satwa" Buku "Peduli Satwa" mengangkat isu penting perlindungan hewan peliharaan dan hewan liar di Indonesia. Karya ini berbagi kisah nyata dari dr. Susana Somali dan Diah Sulasmo Rizal, aktivis yang telah bertahun-tahun membagi makanan, rumah, dan vaksinasi kepada ratusan anjing dan kucing liar. Melalui peristiwa ini, buku ini menyadarkan bahwa setiap satwa memiliki hak asasi yang setara dengan manusia. Buku ini juga memperingati 15 Oktober sebagai Hari Hak Asasi Satwa, mengajak semua pihak untuk memperhatikan dan melindungi hewan. Selain cerita inspiratif, buku ini juga membahas isu literasi di Indonesia. Buku ini menyajikan berbagai upaya pemerintah dan organisasi dalam meningkatkan literasi masyarakat, termasuk program pengiriman buku gratis dan gerakan literasi sekolah. Selain itu, buku ini juga menyoroti peran teknologi, khususnya telepon pintar, dalam membantu masyarakat mengakses bahan bacaan. Mengingat perpindahan media bacaan dari cetak ke digital, buku ini mengajak masyarakat untuk terus berinvestasi dalam literasi dan menjadikan baca sebagai kebiasaan sehari-hari. Buku "Peduli Satwa" adalah sebuah pengingat bahwa perhatian dan kasih sayang terhadap hewan bukan hanya tentang gengsi, tetapi juga tentang perlindungan hak asasi satwa. Dengan demikian, buku ini tidak hanya mengajak kita untuk merawat hewan, tetapi juga mengingatkan kita tentang pentingnya literasi dalam menghadapi tantangan masa kini.
Unduh untuk perangkat lain: