Pertempuran dalam Perang Salib memiliki ciri-ciri tertentu yang mencerminkan konteks sejarah, strategi militer, dan dinamika politik pada masa itu. Salah satu ciri paling mencolok dari pertempuran Perang Salib adalah tujuannya yang bersifat religius. Pasukan Salib bertempur dengan keyakinan bahwa mereka melaksanakan tugas suci untuk merebut kembali Tanah Suci dari tangan Muslim. Motivasi keagamaan menjadi dorongan utama bagi banyak pasukan Salib. Perang Salib dipicu oleh seruan-seruan dari Paus Katolik Roma. Paus-paus pada masa itu mengeluarkan seruan untuk mengajak umat Kristen Eropa berperang melawan pasukan Muslim dan merebut kembali wilayah yang dianggap suci, terutama Yerusalem.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.