Dunia internasional kini mulai melirik pesona sektor pariwisata. Sektor ini dinilai mengalami peningkatan signifikan karena telah melampaui perdagangan dunia dalam beberapa waktu terakhir. Pemanfaatan sektor pariwisata tidak lepas dari keindahan alam yang dimiliki oleh suatu daerah, seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sejak diluncurkan program "Visit Lombok Sumbawa" sejak 2012, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik di provinsi ini semakin meningkat. Kedatangan wisatawan mancanegara tersebut turut menyumbang angka devisa negara. Kondisi tersebut merupakan indikasi bahwa sektor pariwisata mempunyai kontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia. Peraih penghargaan "World Halal Travel Summit 2016" di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, membuktikan bahwa Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai destinasi yang layak dikunjungi wisatawan. Semua pihak baik akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media harus bersinergi untuk meningkatkan daya saing pariwisata halal Indonesia di tingkat internasional. Dengan penghargaan tersebut, Pemerintah optimistis bahwa semua destinasi di Indonesia akan menjadi pariwisata halal nomor satu dunia pada 2019. Pengaruh globalisasi akibat perkembangan teknologi informasi yang diikuti dengan kemudahan akses menjadikan segala kegiatan pariwisata bergerak menjadi lebih cepat, bervariasi, nyaman, ekonomis, dan mudah. Industri pariwisata merupakan kegiatan yang tidak mengenal batas ruang dan wilayah. Inilah modal kuat bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mempromosikan pariwisata di daerahnya. Media promosi pariwisata melalui media sosial adalah sarana yang paling ampuh. Promosi pariwisata sekarang didukung dengan adanya "facebook",<em> twitter</em>, instagram, dan <em>blog-blog</em> pribadi para <em>traveller</em>. Tidak mustahil orang Sumatra akan tertarik untuk datang ke Provinsi Nusa Tenggara Barat setelah melihat foto Pantai Mandalika yang di-<em>upload</em> temannya. Pelaku pariwisata, seperti hotel, agen perjalanan, dan sentra kerajinan pun dapat menggunakan media sosial untuk menjual barang dan jasanya.</p> <p>Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat hendaknya melakukan perbaikan-perbaikan di daerah wisata dengan penyediaan akses jalan raya dan sarana akomodasi yang memadai. Buku <em>Pesona Wisata Nusa Tenggara Barat</em> diharapkan memberi andil dalam mendukung program kepariwisataan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Selamat menjelajahi pesona wisata Provinsi Nusa Tenggara Barat</p>
singkat buku ini dapat disajikan seperti berikut --- Menjelajahi Provinsi Nusa Tenggara Barat Wisata Alam dan Pariwisata di Pulau Lombok dan Sumbawa Buku ini merupakan petunjuk lengkap bagi para pelancong dan peneliti yang berminat menjelajahi keindahan alam dan potensi pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam buku ini, kita akan menemukan penjelasan mendalam tentang berbagai cagar alam dan taman wisata alam yang eksotik, termasuk Cagar Alam Tofo, Suaka Margasatwa Lunyuk, Cagar Alam Tambora Selatan, dan Taman Wisata Alam Semongkat. Selain itu, buku ini juga menyajikan informasi tentang Gunung Rinjani dan berbagai danau, air terjun, serta gunung lainnya yang memukau, seperti Gunung Tambora, Gunung Sangeang, dan Air Terjun Tiu Kelep. Bagi para pecinta pantai, buku ini menyediakan peta mental yang jelas tentang berbagai pantai indah di Nusa Tenggara Barat, mulai dari Pantai Senggigi, Pantai Maluk, hingga Pantai Selong Belanak. Selain itu, buku ini juga memberikan wawasan tentang sejarah dan budaya lokal, termasuk kawasan Lare-Lare, Taman Narmada, dan Istana Dalam Loka. Buku ini dirancang untuk memberikan informasi yang akurat dan informatif, sehingga membantu pembaca dalam merencanakan perjalanan wisata yang mengesankan di Nusa Tenggara Barat. --- ini dirancang berdasarkan daftar isi yang diberikan dan mencakup informasi utama tentang isi buku.
Unduh untuk perangkat lain: