Leo Tolstoy dikenal sebagai orang bijak dan pengkhotbah serta penulis War & Peace dan Anna Karenina. Ia menulis secara produktif dalam serangkaian esai dan polemik tentang masalah moralitas, keadilan sosial dan agama. Hal ini memuncak dalam Apakah Seni Itu? Bagi Tolstoy, seni Eropa sejak Renaisans bukanlah seni “sejati”, tetapi seni “palsu”, yang ditandai dengan sikap sopan, penipuan, sensasional, dan terlalu intelektual. Beberapa master yang paling dihormati dalam kanon sejarah seni: Michelangelo, Shakespeare, Bach, Beethoven, Wagner, Baudelaire, Zola, dan banyak lainnya, diejeknya sebagai orang-orang yang tidak tulus, dekaden, dan maniak selangkangan. Bahkan konsep kecantikan diekspos sebagai obsesi manipulatif, penuh perhitungan, dan sesat dari kelas atas, yang sebagian besar dihasilkan dengan mengorbankan kelas pekerja. Buku ini Tolstoy selesaikan dalam bahasa Rusia pada tahun 1897, tetapi terbit pertama kali dalam bahasa Rusia pada tahun 1897, tetapi terbit pertama kali dalam bahasa Inggris karena kesulitan melewati sensor Rusia.
### Buku ini berjudul "Apakah Seni Itu?" dan merupakan hasil terjemahan dari karya Leo Tolstoy yang pertama kali diterbitkan di Rusia. Sejak pertama kali diterbitkan, karya Tolstoy ini selalu mengalami intervensi dari "Sensor Spiritual," lembaga yang bertanggung jawab untuk memodifikasi isi buku demi memenuhi kebijakan gereja dan pemerintah. Tolstoy berpendapat bahwa seni adalah bentuk ekspresi spiritual dan moral, yang harus berfungsi untuk menegakkan kebenaran dan kebaikan. Namun, upaya "Sensor" untuk mengubah dan menghapus konten kritis Tolstoy telah menciptakan perbedaan antara versi yang ditulisnya dan versi yang diterbitkan. Buku ini mencerminkan bagaimana proses sensorisasi telah mengubah inti dari pemikiran Tolstoy, sehingga membuatnya menjadi tidak lengkap dan kadang-kadang berisi pemikiran orang lain. Dalam sinopsis ini, Tolstoy menegaskan bahwa buku ini sekarang diterbitkan dalam versi aslinya, memberikan penonton peluang untuk menilai sudut pandangnya tentang seni tanpa intervensi. --- di atas merupakan rangkuman singkat dari teks yang diberikan, menyoroti perjuangan Tolstoy dalam menjaga integritas pemikirannya dan bagaimana proses sensorisasi telah mempengaruhi karya tersebut.
Unduh untuk perangkat lain: