Kisah-kisah saat melampaui kepedihan yang dialami dalam hidup hingga akhirnya bisa membuktikan bahwa tak sekadar bibir yang mengucap “Aku ora popo”, tapi hati pun mengiyakan. “Kadang aku merasa tidak adil—kenapa semua ini menimpa kami, dua bencana berturut-turut, lagi. Dan dampak yang dibawanya juga cukup besar. Tetapi, sekarang, saat aku menoleh kembali ke belakang, aku justru mensyukuri semua ini. Something happened because it needed to.” (Something Happened Because It Needed to) Menghadapi situasi ini, terus terang aku gundah. Mengingat usiaku juga sudah tidak muda lagi, aku hanya ingin apa yang kurencanakan dapat berjalan seperti rencana awal. Tapi, kenyataan yang harus aku hadapi ternyata berbeda dengan harapanku. (Samudera di Atas Awan)
### "Aku Baik-baik Saja" adalah sebuah kisah nyata yang mencerminkan perjuangan seorang individu dalam menjalani hidup. Buku ini menceritakan kisah Ran, seorang mahasiswi yang hidup dalam lingkungan yang relatif stabil, di mana dia memiliki seorang kakak bernama Dina dan sahabat sejak SMA bernama Nisa. Kehidupan sosialnya juga tidak buruk, dengan Indra, cowok yang lebih tua dan bekerja di perusahaan, menjadi pusat perhatiannya. Namun, kehidupan Ran mengalami perubahan drastis ketika dia mendapatkan undangan pernikahan dari Indra, yang ternyata untuk perempuan lain. Ran terpaksa memilih antara menjaga integritas dirinya dan memenuhi permintaan hati yang mungkin sudah terlanjur terbentuk. Cerita ini menggali kedalaman psikologis Ran, menggambarkan perjuangan emosionalnya untuk memahami diri sendiri dan mengambil keputusan yang paling sesuai. Pendekatan cerita ini mencerahkan kita tentang kompleksitas pilihan hidup, pentingnya nilai-nilai, dan bagaimana situasi yang tidak terduga dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Buku ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan refleksi mendalam tentang konflik internal dan pertarungan untuk kejujuran dalam setiap individu.
Unduh untuk perangkat lain: