Sepulang sekolah, Aira segera memilih barang-barang yang akan diberikan kepada Wawan. Dia menyisihkan sebagian buku tulis yang masih kosong. Ibu yang melihat Aira sibuk pun menjadi penasaran. “Aira, kamu sedang apa?” tanya Ibu. “Wawan kan jadi korban banjir kemarin. Nah, besok di sekolah akan digalang donasi berupa barang-barang yang akan diberikan kepada Wawan. Aira sedang menyisihkan beberapa buku yang masih baru,” kata Aira. *** Penanaman kebiasaan berbuat baik bisa dilakukan melalui pendekatan cerita kepada anak-anak. Buku ini berisi lima belas cerita anak yang menyajikan karakter baik, jujur, rajin, bertanggung jawab, dan sebagainya. Cerita disajikan dengan bahasa yang sederhana, mudah dicerna, dan dipahami. Niscaya pembaca dapat mengambil hikmah yang terkandung di dalamnya. Pastikan membaca buku ini sampai halaman terakhir. Ada banyak cerita di dalamnya yang dapat menjadi teman untuk mengisi waktu luang Anda bersama buah hati tercinta.
singkat buku "Mari Berbagi" menyoroti berbagai pertemuan sehari-hari yang dialami Andre dan teman-temannya, yang mengajarkan nilai-nilai etika dan kemanusiaan. Cerita pertama, "Kena Batunya," mengawali petualangan Andre dengan teman-temannya dalam menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. "Aku Menyesal" menunjukkan pentingnya meminta maaf dan bertanggung jawab. Sementara "Jangan Ugal-ugalan di Jalan" mengajarkan Andre untuk bersikap hati-hati di jalanan. "Pak Soleh Sakit" mencerminkan empati dan kepedulian Andre terhadap orang lain. "Lomba Kebersihan Kelas" dan "Mengembalikan Uang Kembalian" menekankan pentingnya integritas dan integritas. Cerita "Sandal yang Tertukar" mengajarkan Andre untuk bijaksana dalam mengambil tindakan. "Jangan Asal Mengambil" menegaskan pentingnya kejujuran. "Mengembalikan Dompet" mengajarkan Andre untuk bertindak tulus. "Seragam untuk Dika" mencerminkan perhatian Andre terhadap sahabatnya. "Lupa PR" menunjukkan Andre belajar mengelola waktu. Cerita "Ya sudah. Lebih baik kita lanjutkan makannya" menandakan tumbuh kembang emosional Andre. Di akhir buku, Andre menemukan teman baru, Dion, dan merencanakan pertemuan untuk bermain sepak bola. Cerita tersebut ditutup dengan Andre meminta maaf kepada Pak Ahmad atas kecerobohan yang dialaminya, yang akhirnya memberinya pelajaran tentang keberanian dan tanggung jawab. Buku ini adalah perjalanan Andre dalam mengembangkan diri melalui berbagai situasi yang dihadapinya, mengajak pembaca untuk berempati dan bertanggung jawab.
Unduh untuk perangkat lain: