Bagi Nadyara Pramidita Ardata (Nadya), bercerai, menjadi seorang single parent di usia muda, dan bekerja sebagai desainer, prioritas utamanya saat ini hanyalah Farel?putra semata wayangnya yang baru berusia lima tahun.
### Buku ini mengisahkan tentang Ambar dan Romi, dua pasangan yang terjebak dalam perjodohan yang tidak disukai oleh kedua belah pihak. Ambar, wanita berusia tiga puluh tahun yang sudah lelah dengan rutinitas jodoh yang terus-menerus, menawarkan rencana gila yang menguntungkan kepada Romi. Dalam sebuah percakapan, Ambar menyatakan bahwa mereka lebih baik mengambil keputusan sendiri daripada hidup diatur oleh orang tua. Rencananya adalah untuk menerima perjodohan tersebut, namun dengan syarat hidup secara terpisah. Ambar, yang merasa lelah dengan seringnya ditanya tentang kapan akan menikah, mengambil perjodohan tersebut sebagai cara untuk mendapatkan kemerdekaan. Dia memilih Romi sebagai partner dalam rencananya, meskipun Romi sendiri masih berharap pada cinta sejati. Perjuangan Ambar dan Romi terus berlanjut setelah mereka menerima perjodohan tersebut. Ambar memutuskan untuk tinggal di lantai bawah rumah besar, sementara Romi mengambil lantai atas. Meskipun mereka hidup di rumah yang sama, hubungan mereka menjadi lebih seperti sahabat daripada pasangan. ini mencerminkan perselisihan emosional dan perjuangan Ambar dan Romi dalam mencari kemerdekaan dan kebahagiaan mereka masing-masing, sambil tetap menjaga hubungan yang masih baik dengan orang tuanya.
Unduh untuk perangkat lain: