Perasaan ini mulai berubah ketika aku memasuki usia remaja. Aku ingin menjadi rumah dengan pintu yang selalu terbuka untuknya seorang. Andai saja dia tahu perasaanku kepadanya. Kadang aku berpikir, apakah diam-diam dia juga menyimpan perasaan yang sama? *** Adakah persahabatan dua insan berbeda gender tanpa rasa cinta di antara mereka? Bukankah ketertarikan satu sama lain itu naluriah? Namun, hidup adalah pilihan. Mereka harus memilih: membiarkan benih itu tumbuh dan kelak dapat meretakkan hubungan mereka atau mengorbankan benih-benih cinta itu demi persahabatan nan suci. Ikuti kisah selengkapnya dalam novel ini!
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.