Buku ini adalah usaha menerjemahkan pertunjukan teater Tungku Haram karya Pater Yohan Wadu ke fragmen-fragmen kecil berupa cerita pendek. Teater ini dipentaskan pertama kali di Lapangan Syuradikara Ende, lalu di Labuan Bajo, dan kali ketiga di Kota Kupang. Kumpulan cerpen ini mengangkat persoalan yang sama dengan teater tersebut yakni human trafficking, dan keserupaan ini menjadi tanda bahwa Tungku Haram tak cukup dihadirkan sebagai tontonan, tetapi lebih dari itu juga sebagai bacaan. Buku kumpulan cerpen ini adalah alternatif yang bisa membangun kesadaran tentang krusialmya persoalan human trafficking.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.