Derap langkahmu pasti Seluas lautan dan langit mimpi Gelombang yang datang Takkan patahkan arang Citamu jauh tak bertepi Kautinggalkan cintamu Demi mimpi kauwujudkan Tetes peluh tak kauhiraukan *** Sejatinya puisi hadir bukan semata-mata pelipur lara di kala menghadapi kesedihan. Sebaliknya, ia tercipta mewakili perasaan penyair. Mengalir begitu saja. Buku ini berisi potret keseharian penyair. Baginya, puisi mampu memberikan semangat untuk tetap bertahan di tengah keprihatinan pandemi Covid-19. Selayaknya menikmati kopi, setiap tetes memberikan makna yang begitu berharga.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.