Aku rela dipenjara asalkan bersama buku. Karena dengan buku aku bebas (Mohammad Hatta). Ungkapan dari tokoh Proklamator Indonesia yang karismatik ini menjadi ide dasar buku ini. Ya, Bung Hatta. Jiwa, gaya kepemimpinan, sikap, dan teladan hidupnya begitu menginspirasi. Persamaan yang begitu melekat dari buku ini dengan pandangan beliau bahwasanya menulis merupakan penjabaran logis dan luas tentang pemikiran seseorang melalui gagasan-gagasan yang disampaikan. Apalagi, ketika menulis mampu melewati batas ukuran dan aspek (wujud) dari yang biasa-biasa saja menuju ke ranah yang luar biasa. Sejatinya, menulis mampu dengan bebas menciptakan ruang yang begitu luas bagi dunia pendidikan dan pengetahuan. Anda siap melewati batas dalam menulis? Telusuri kedalaman isi buku ini.
singkat buku "Melewati Matra Gatra" oleh Adrianus Yudi Aryanto Buku ini membahas tentang pentingnya menulis dengan bertanggung jawab. Menulis bukan hanya sekadar mengembangkan gagasan, tetapi mencapai ranah arti yang berdimensi lebih luas. Buku ini juga menjelaskan regulasi terkait plagiarisme, seperti Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang mengungkapkan bahwa pengakuan terhadap karya orang lain tanpa mencantumkan sumber merupakan plagiarisme. Namun, penggunaan karya orang lain untuk keperluan pendidikan, penelitian, atau penulisan karya ilmiah boleh dilakukan asalkan mencantumkan sumber secara lengkap. Buku ini membagikan contoh dan trik menulis yang efektif, termasuk merancang judul yang pas dan unik, komposisi isi tulisan, menulis memoar, serta pentingnya konjungsi dalam kalimat. Penulis juga membahas bagaimana menulis tentang sejarah dalam puisi dan mengabadikannya. Tujuan utama buku ini adalah untuk membantu pembaca memahami dan mengaplikasikan prinsip-prinsip menulis yang bertanggung jawab, sehingga tulisan mereka mampu menciptakan ruang yang luas dalam dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Unduh untuk perangkat lain: