Raja Haji Fisabilillah ibni Daeng Celak, ibnu Sulaiman Badrul Alamsyah (Daeng Marewa) adalah Pahlawan Nasional dari negeri Melayu, Kepulauan Riau, pemimpin kerajaan Riau-Lingga. Raja Haji Fisabilillah adalah sosok pemberani, tangguh, disegani oleh kawan, dan ditakuti oleh lawan, mampu mempersatukan kerajaan-kerajaan yang sedang bertikai memperebutkan wilayah kekuasaan, harta, dan tahta. Pengaruh penanaman akidah yang kokoh dan nilai adat Melayu memberikan kekuatan kepada Raja Haji Fisabilillah untuk dapat berdiri tegak di tanah sendiri, melawan penjajah dengan gagah berani. Perjuangan ini kemudian dilanjutkan oleh cucunya, Raja Ali Haji, yang merupakan ulama, ahli hukum, bahasa dan seni sastra, berperang membela kebenaran dan menegakkan keadilan melalui pendidikan, bahasa dan seni sastra. Karya tulisnya yang monumental dan terkenal di seluruh dunia adalah Gurindam Dua Belas, berisi bait-bait puisi yang terkait dengan akidah, ibadah, muamalah, dan akhlak baik maupun buruk. Bait-bait tersebut bersumber dari ayat-ayat Al-Qurโan dan hadis. Buku ini mengungkap dan merekontruksi kembali kisah perjuangan Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji untuk menegakkan kebenaran di bumi tercinta ini. Sebuah karya yang penting untuk dibaca masyarakat Indonesia dalam mengokohkan kembali semangat nasionalisme dan patriotisme.
Buku "Kunci Sukses Perjuangan Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji" --- Sinergi antara semangat juang dan kearifan lokal. Buku ini menggali kisah Raja Haji Fisabilillah dan Raja Ali Haji, dua tokoh yang berjuang untuk mempertahankan kedaulatan dan kearifan budaya Melayu Islam. Raja Haji Fisabilillah, dengan keberanian dan strategi perangnya, mencapai keberhasilan dalam membela bangsanya. Sementara itu, cucunya, Raja Ali Haji, mengikuti jejak langkah datuknya melalui penegakan keadilan dan karya tulisnya, termasuk buku terkenal "Gurindam Dua Belas" yang menyampaikan pesan Al-Qur'an dan hadis. Buku ini juga membahas peran pendidikan dan kebudayaan dalam perjuangan kedua raja tersebut, serta keterlibatan mereka dalam mengembangkan pusat pendidikan, percetakan, dan pustaka. Lebih lanjut, buku ini mengajak generasi penerus untuk terus berjuang, mempelajari kisah para tokoh terdahulu, dan mengikuti jejak langkah mereka dalam mencapai kesuksesan. --- ini mencakup inti dari isi buku yang diberikan, fokus pada tokoh-tokoh utama, perjuangan mereka, serta kontribusi mereka terhadap kebudayaan dan pendidikan Melayu.
Unduh untuk perangkat lain: