Semenjak ngeloco pertama kali, lalu disempurnakan oleh tangan welas asih kekasih kalemnya, Sundari, balada ngeloco Trijoko yang menggelikan berhamburan sedemikian brutalnya. Tentu, jangan pernah abaikan kiprah dahsyat pacar ganasss yang luar biasa menakjubkan skill tingginya. Hindari novel ini jika Anda memandang ngeloco (onani, masturbasi) adalah aib yang haram digunjingkan. Lanjutkan membaca jika Anda minat terbahak sembari misuh-misuh sepenuh geli kepada kemunafikan diri sendiri. Tolong jauhkan dari jangkauan anak-anak –juga orang-orang dewasa yang belum lunas menjadi manusia.
### Sunan Ngeloco, sebuah novel yang menggambarkan persahabatan antara penulis dan tokoh fiksi yang dihidupkannya, berfokus pada cerpen-cerpennya yang penuh dengan humor khas dan makna mendalam. Protagonis utama, Trijoko, diberi nama karena mengelocokan keperjakaannya pada tiga poster perempuan, sementara Protagonis perempuan, Sundari, memiliki nama yang menggambarkan ukuran dada yang unik. Novel ini berbagi kisah persahabatan antara penulis, Edi AH Iyubenu, dengan teman-teman sejiwa dan tokoh-tokoh fiksi lainnya, termasuk Imam Rofi’i, Gunawan, Tia, dan Afif. Penulis secara pribadi merasakan bahwa penulisan novel ini adalah bentuk kasih, penghormatan, dan pengekalan persahabatannya. Humor yang kental dalam cerpen-cerpennya, termasuk percakapan hangat antara Trijoko dan ibunya, berhasil menghibur penulis dan membawa kegembiraan yang mendalam. Meskipun kenyataan terkadang lebih dahsyat dari fiksi, Edi AH Iyubenu berhasil mengolah cerita dengan strategi bercerita yang unik, memastikan bahwa pembaca sampai pada kata 'tamat' dengan senyuman lebar. Novel ini menggabungkan biografi pribadi dengan semesta fiksi, menciptakan lingkungan yang kaya, menghibur, dan penuh makna.
Unduh untuk perangkat lain: