Di suatu bagian dalam Les Mots, Sartre menulis: “Meski tak terlihat di kegelapan,buku tetap berkilau demi dirinya sendiri. Di kemudian hari, akan kuberikan kepada karya-karyaku nada keras setajam sorotan cahaya itu, dan lebih nanti di kemudian hari, di tengah-tengah puing-puing perpustakaan, karya itu akan lebih lestari daripada manusia sendiri.” Nukilan dari Sartre agaknya sedikit banyak menjadi obsesi bagi semua penyair juga: kita ingin sajak-sajak kita bertahan lebih lama dari usia kita sendiri. Dengan kata lain, dengan menulis puisi, dengan mengguratkan—kadang secara susah payah, berpeluh dan sepi—baris demi baris sajak, kita ingin memberi harga pada hidup yang getas dan sementara. Tia Setiadi
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.