Suatu ketika terjadi musim kemarau panjang di hutan. Hutan tempat tinggal Burung Gagak dan teman-temannya kekeringan. Burung Gagak diminta mencari sumber air. Namun, Burung Gagak tidak berhasil menemukannya. Teman-teman Burung Gagak kecewa. Teman-teman meninggalkan Burung Gagak. Mereka akan mencari sumber air. Burung Gagak mencari teman-temannya. Di tengah perjalanan Burung Gagak kehausan. Burung Gagak menemukan sebuah kendi. Apa yang akan dilakukan Burung Gagak dengan kendi itu? Apa ada air di dalam kendi itu? Segera simak cerita selengkapnya dalam buku ini!
### Pada suatu hari ketika terjadi kemarau panjang, Burung Gagak berjuang mencari sumber air. Setelah tidak menemukan air di mana-mana, Burung Gagak melihat sebuah kendi yang tertanam di tanah. Meski paruhnya tidak bisa mencapai air di dalam kendi, Burung Gagak tidak menyerah. Ia mengambil kerikil-kerikil di sekitar danan dan memasukkannya ke dalam kendi. Setelah kendi dipenuhi kerikil, air naik ke permukaan, memungkinkan Burung Gagak untuk meminumnya. Kemenangan Burung Gagak ini membuat teman-temannya, Rusa, Monyet, dan Zebra, merasa cemas dan kecewa. Burung Gagak kemudian menunjukkan kepada mereka sumber air di tepi danau, dan teman-teman tersebut bersyukur atas bantuan Burung Gagak. Cerita ini mengajarkan bahwa teruslah berusaha, bersikap pantang menyerah, dan bersikap baik terhadap semua orang penting dalam menghadapi kesulitan.
Unduh untuk perangkat lain: