Belum menggeliatnya dunia pariwisata Provinsi Riau disebabkan banyak faktor. Satu di antaranya yaitu sedikitnya informasi tentang dunia pariwisata Provinsi Riau. Selama ini masyarakat umum hanya mengenal pariwisata Riau dari beberapa icon-nya, seperti Candi Muara Takus, Istana Siak, tradisi pacu jalur, atau festival budaya Melayu. Padahal, masih banyak objek wisata yang menarik dan belum terekspos . Berawal dari sinilah buku ini terlahir. Buku ini mengurai secara sederhana dan ringkas potensi pariwisata Provinsi Riau. Keberagaman objek pariwisata Riau dikelompokkan ke dalam wisata alam, bahari, ekowisata, sejarah, budaya, religi, dan wisata kuliner. Dari buku inilah wisatawan bisa melihat keberagaman objek wisata Provinsi Riau dan menentukan pilihannya.
Buku "Pesona Wisata Riau" oleh Giyarto merupakan panduan singkat dan sederhana tentang potensi pariwisata di Provinsi Riau. Buku ini mencakup berbagai destinasi wisata yang menarik, mulai dari panorama alam hingga warisan budaya. Di bagian awal, buku ini menjelaskan mengenai keunikan dan keragaman provinsi Riau yang menjadi tempat asalnya suku bangsa Melayu terbesar di Indonesia. Provinsi ini tidak hanya dikenali dengan beberapa ikon pariwisatanya seperti Candi Muara Takus, Istana Siak, tradisi pacu jalur, dan festival budaya Melayu, tetapi juga memiliki banyak objek wisata lain yang belum terekspos secara luas. Buku ini dibagi menjadi beberapa bagian utama 1. Wisata Alam termasuk Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Hutan Lindung Kerumutan, dan lainnya. 2. Budaya seperti Masjid Jamik Air Tiris, Kelenteng In Hok Kiong, dan Suaka Margasatwa Balai Raja. Buku juga menyoroti beberapa tradisi budaya unik yang masih diwariskan oleh masyarakat Riau, termasuk festival religi dan ritual-ritual adat yang memperkaya pengalaman wisatawan. Selain itu, buku ini juga mengulas tentang sejarah kerajaan Melayu yang pernah berdiri di wilayah Provinsi Riau. Buku "Pesona Wisata Riau" menjadi referensi yang baik bagi para pelancong dan peneliti untuk mempelajari lebih dalam tentang potensi pariwisata dan warisan budaya provinsi ini.
Unduh untuk perangkat lain: