Upiak Santiang hanya hidup bersama nenek Jubaidah. Mereka hidup serba kekurangan, tapi selalu taat menjalankan perintah Allah. Suatu ketika Upiak Santiang bertemu dengan seekor ular hijau yang bisa berbicara. Tak disangka, ular hijau itu menjadi penolong Upiak Santiang dan neneknya di kemudian hari. Cerita “Upiak Santiang dan Ular Hijau” ditulis dalam buku ini bersama ketiga cerita lain yang berjudul “Indahnya Persahabatan”, “Harimau dan Pencari Kayu”, serta “Si Penunggu Telaga”. Penulis mengemas keempat cerita ini dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak. Penasaran dengan petualangan Upiak Santiang dan teman-temannya? Segera dapatkan buku ini!
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.