Pernahkah kamu mempunyai teman yang berbeda ras? Seperti Rahma ini, ia berkulit gelap dan berambut kriwil. Awalnya Rahma minder. Tapi ia akhirnya dapat mengalahkan perasaannya. Yuk, simak cerita si Kriwil di buku ini.
Itulah kelebihan yang Tuhan berikan, kata Ben serius. "Orang-orang seperti kita ini, biasanya lebih kuat dan tahan banting," penjelasannya membuatku terperangah. Betul juga, Papa dan aku lebih jarang sakit dibanding Mama dan adikku. Di pertandingan lari juga, aku selalu terdepan. Rambut keriting dan kulit gelap, bukan menjadi beban lagi. Sebal dengan rambutku, aku merasa berbeda dari teman-teman di sekolah. "Masa hanya gara-gara rambut mau pindah sekolah?" Papa mengernyitkan alis. "Tapi Papa laki-laki," kataku kesal. Namun, Mama menyemangatiku, "Kalau dulu papamu malu berambut keriting dan ingin berhenti sekolah sepertimu, tentu sekarang dia takkan jadi ilmuwan." Rambut keriting? Why Not?
Unduh untuk perangkat lain: